Skip to:
Content
Pages
Categories
Search
Top
Bottom

General

Name

Dakwah Islam Ahlus Sunnah Wal Jamaah

About Me

QIYAM berarti berdiri.
(I) Saat berdiri, kedua kaki harus selebar empat jari terpisah satu sama lain.
(ii) Dalam Fards, Wajibs dan di sunnat shalat fajar, Qiyam adalah fard. Itu berarti seseorang yang sehat tetapi melakukan salaat yang disebutkan di atas sambil duduk, tidak dapat diterima, Dia harus melakukan semua Salat yang disebutkan dengan qiyam agar salatnya diterima.
(iii) Dia yang terlalu sakit untuk berdiri, melakukan sholat duduk, dan jika terlalu sakit untuk duduk dia berbaring telentang dan melakukan itu dengan kepalanya (dengan bergerak, mengangguk-anggukkan kepalanya, dll,). Bantal harus diletakkan di bawah kepalanya sehingga wajahnya akan menghadap ke arah kiblat alih-alih menuju langit. Dia menekuk lututnya, sehingga dia tidak akan meregangkan kakinya ke arah kiblat rakaat matahari dan witr dan dua raungan fard ketika melakukan salat satu per satu. Ini membawa lebih banyak thawab (hadiah) untuk mengucapkan sura singkat.
(iii) Sebagai qirat, adalah Wajib untuk mengatakan fatiha sura di bagian-bagian doa ini dan untuk mengatakan juga sebuah sura atau tiga ayat di setiap rakaat dari sunnats dan doa witr dan di dua rakaat dari fardhu.
(iv) Dalam fard (salat shalat yang wajib), Wajib untuk mengatakan Fatiha dan sura lainnya pada dua rakaat pertama. Tambahan, Wajib untuk mengucapkan Fatihah sebelum sura. Selanjutnya, Wajib untuk mengatakan fatiha sekali di setiap rakaat. Jika salah satu dari lima wajib ini dilupakan, maka perlu membuat sajda-i-shaw.
(v) Pada rakaat ketiga dan keempat dari fardhu, itu adalah sunnat untuk imam dan juga bagi seseorang yang melakukan salat secara individual untuk mengucapkan Fatihah. [Ibni Abidin shami, p 343].
(vi) Seseorang yang menetap (residen) yang mengikuti perjalanan satu berdiri ketika imam membuat salam setelah rakaat kedua, dan melakukan dua rakaat lagi, tetapi ia tidak membuat qirat. Itu benar, ia melakukan tidak mengatakan Fatiha atau sura lainnya. Dia tidak mengatakan sembahyang seolah-olah dia sedang berdoa shalat di belakang imam. Ada juga informasi mengenai Sholat Sunnah yang perlu juga anda ketahui masing-masingnya dan pula dalil-dalilnya.
(vii) Dalam setiap shalat salat kecuali sholat Jumat dan sholat Idul Fitri, adalah sunnah untuk imam bahwa surah yang ia katakan dalam rakaat pertama (setelah Fatiha) menjadi dua kali lebih panjang dari yang dia katakan di rak kedua ‘di.
(viii) Makruh mengatakan sebuah sura di rakaat kedua lebih panjang dari kata sura dalam rakaat pertama. Itu selalu wajib untuk membaca surat-surat atau ayat-ayat Quran.
(xi) Seseorang yang terlalu sakit untuk berdiri, atau merasa pusing atau sakit kepala atau sakit gigi atau sakit di bagian lain tubuhnya atau tidak dapat mengontrol pemutusan angin atau pendarahan ketika dia berdiri, melakukan salaat duduk.

QIRAT: Sarana untuk membaca (membaca) melalui mulut dengan lembut. Membaca dengan lembut berarti membaca hanya sekeras yang dia dapat dengar. (I) Pembacaan itu disebut Jahri, yaitu keras jika didengar oleh orang-orang yang berdiri di sisi masing-masing pendengar. (ii) Adalah fardu untuk mengatakan satu ayat (ayat) Al-Qur’an sementara di Qiyam (berdiri) di setiap Rakat dan itu harus sesuai urutan sebagaimana yang tertulis dalam Al Qur’an. Misalnya seseorang tidak dapat membaca Surah Naas dalam rakaat pertama dan Surah Ikhlas di urutan kedua.

Ini adalah informasi yang disampaikan oleh Situs Dakwah Islam Online.

Current Location

Jakarta

WordPress Origin Story

Menggunakan WordPress artinya kita menggunakan sebuah content Management Service yang pintar dan kaya fitur untuk website online milik kita semua.

Skip to toolbar